Skip to content

KISAH SEBUAH BATU KECIL

August 15, 2013

kerikilAlkisah, suatu hari seorang gadis menemukan sebongkah batu kusam di pinggir jalan. Meski hanya batu biasa, karena bentuk dan warnanya yang unik, si gadis memungutnya dan menyimpanya baik-baik. Karena sayangnya dengan batu temuan itu, setiap hari ia menggosok batu dengan hati-hati. Bentuknya yang cenderung bulat menjadi makin bulat setelah digosok setiap hari. Bukan itu saja, batu yang bukan permata itu karena terus digosok dan digosok, lama kelamaan warna uniknya berubah menjadi lebih mengkilat dan bersinar.

Melihat batunya jadi makin indah, si gadis pun ingin menjadikanya sebagai perhiasan. Dengan uang tabungan yang dikumpulkanya, maka ia pun membawa batu itu ketukang permata untuk diolah menjadi sebuah liontin yang indah. Ajaibnya, di tangan sang ahli, batu yang sudah indah itu berubah makin indah hingga menyerupai batu permata. Begitu berkilau dan ketika tertimpa sinar, warnanya berpendar luar biasa.

Si gadis sungguh gembira melihat batu biasanya bisa berubah begitu cantik. Ia pun memamerkanya pada siapa pun yang dijumpainya. Sudah diduga semua orang yang melihat mengira batu itu adalah permata yang mahal harganya. Si gadis semakin percaya diri dan selalu memakai liontinya ke mana pun ia pergi.

Karena hampir tak pernah dilepas, si gadis cenderung ceroboh. Hingga suatu hari, tanpa disadari, liontinya sedikit renggang dan batu batu itu terlepas dari ikatanya ketika si gadis berlari-lari kecil. Ia baru sadar bahwa batu di liontinya hilang ketika hendak kembali memamerkan batu itu kepada temanya. Hal ini membuatnya sangat sedih. Dicarinya batu itu kesetiap tempat yang pernah dilewatinya. Namun, karena bentuknya yang kecil, batu itu tak ditemukanya.

Si gadis pun terus bersedih. Ia jadi kehilangan selera makan dan tidak bersemangat. Sehari-hari, ia hanya memikirkan batu indahnya yang tak lagi bisa dibelai dan bisa digosok dengan penuh perhatian seperti dulu. Sampai suatu hari, ada seorang kakek yang melihatnya sedang termenung. Si gadis pun menceritakan semuanya.

Setelah si gadis selesai bercerita, berkatalah si kakek, ” Anak muda, sadarilah semua hal yang telah kamu lalui itu adalah proses menuju keberhasilanmu. Dulu kamu menemukan batu kusam di jalanan. Lalu kamu mengambil dan menjaganya baik-baik. Kamu juga selalu menggosoknya hingga akhirnya menjadi mengkilat. Dan ditangan tukang permata, batu itu menjadi lebih indah lagi mirip permata. Sekali lagi, semua itu hanyalah proses. Dulu kamu selalu tekun menjalani setiap tahapan mengubah batu kusam menjadi sebuah benda yang terlihat berharga. Namun, batu itu sebenarnya hanyalah batu biasa. Keuletanmu menjaganya itulah yang membuatnya lebih bernilai.”

” Lalu, kenapa kamu menjadi sedih hanya karena kehilangan batu itu? Lihat di sekitarmu, masih banyak batu-batu kusam yang dapat kamu jadikan batu yang berkilat indah. Ciptakan lebih banyak karya indah yang akan menceriakan hari-harimu dan membuat wajahmu berseri-seri. Itu jauh lebih penting daripada meratapi seonggok batu kusam yang hilang.”

Seketika si gadis diliputi kecerahan dan keceriaan. Mendapat nasihat itu, dia pun menyadari kekeliruanya. Si gadis pun dengan gembira siap berusaha mencari lagi batu-batu kusam yang akan digosok dan dijadikanya batu indah seperti sebelumnya. (◕‿◕✿)

Sahabat yang disayang Allah.. (Aamiin)
Dalam kisah di atas, kita bisa belajar bahsa sebenarnya kesuksesan adalah proses kita “menggosok dan memperindah” batu kusam menjadi lebih cantik dan berkilau. Dan setiap saat, kita bisa kehilangan batu indah itu. Namu, setiap saat pula, kita bisa kembali bangkit untuk terus mencari dan menemukan batu lain yang siap digosok dan diperindah. Ini sebenarnya merupakan perputaran kehidupan di mana sukses harus terus diperjuangkan. Sebab, sukses hari ini, bukan berarti sukses esok hari. Apa yang kita dapat hari ini dan kita anggap sebuah prestasi, bisa hilang dan segera berganti. Karena itu, dituntut kesiapan dan kesigapan bagi setiap individu untuk menyikapi dengan bijak arti kesuksesan sesungguhnya.

Kesuksesan sejati itu selalu diraih melalui proses perjuangan yang panjang dan berliku. Saat kesuksesan sudah di tangan kita, bisa saja kita mengalami kemunduran, kegagalan, dan kebangkrutan. Tidak usah takut, hidup ini selalu berubah. Namun, saat kita gagal kita frustasi; dan saat kita sukses, kita lupa diri, itulah bencana yang sebenarnya. Seperti si gadis kecil yang tak doyan makan dan tak lagi bersemangat. Padahal masih ada banyak “BATU KESUKSESAN” lain yang siap menanti dan mengganti yang hilang.

Untuk itu kita harus seslau sadar, bahwa selama kita bersedia berjuang dari awal lagi dan tekun menjalani langkah demi langkahnya, keberhasilan demi keberhasilan akan kembali pada kita. Dan kebahagiaan akan kembali kita rasakan.

Mari “GOSOK” terus batu kehidupan di sekitar kita agar mengkilat dan menjadi indah. Terus pelihara cita-cita dan perjuangkan, maka sukses selalu dekat dan siap memperindah kehidupan.

SALAM SUKSES ALL MY FRIEND !!!

Sumber: http://rita-halamanku.blogspot.com

From → Ispirasi

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: