Skip to content

Kisah Islam

Halaman ini menyajikan kisah-kisah Islami yang menjadi tauladan bagi kita semua. Mohon kritik dan koreksi positif untuk kesempurnaan blog ini.

Terima Kasih.

Fathimah az-Zahra rha dan Gilingan Gandum

Suatu hari masuklah Rasulullah SAW menemui anandanya Fathimah az-zahra rha. Didapatinya anandanya sedang menggiling syair (sejenis padi-padian) dengan menggunakan sebuah penggilingan tangan dari batu sambil menangis. Selengkapnya baca di sini…

Abu Bakar Ash-Shiddiiq (11-13 H)

Nama lengkap beliau adalah Abdullah bin Utsman bin Amir bin Amru bin Ka`ab bin Sa`ad bin Taim bin Murrah bin Ka`ab bin Lu`ai bin Ghalib bin Fihr al-Qurasy at-Taimi – radhiyallahu`anhu. Bertemu nasabnya dengan Nabi pada kakeknya Murrah bin Ka’ab bin Lu’ai. Abu Bakar adalah shahabat Rasulullah – shalallahu`alaihi was salam – yang telah menemani Rasulullah sejak awal diutusnya beliau sebagai Rasul, beliau termasuk orang yang awal masuk Islam. Abu Bakar memiliki julukan “ash-Shiddiq” dan “Atiq”. Selengkapnya baca di sini…

Tangisan Bilal Bi Rabah

Ia adalah mu’adzin Rasulullah -Shallallaahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam. Ia adalah hamba yang disiksa oleh tuannya dengan batu yang telah dipanaskan un-tuk memurtadkannya dari agamanya, tapi ia berkata, “Ahad, Ahad (Allah Yang Esa).”  Selengkapnya baca di sini…

Umar bin Abdul Aziz dan Lilin Negara

Siapa yang tak kenal Umar bin Abdul Aziz. Sosok pemimpin adil, arif, lagi berilmu. Banyak kisah teladan yang beliau tinggalkan untuk para peniti kebenaran. Inilah kisah ringkasnya.  Selengkapnya baca di sini…

Cita Cita Para Salafussholeh

Abdullah bin Umar, Urwah bin Zubair, Mush’ab bin Zubair, Abdul Malik bin Marwan radhiallahu ‘anhum adalah orang besar dalam sejarah perjuangan Islam yang termasuk generasi tabi’in. Suatu hari mereka duduk-duduk di pelataran Ka’bah. Mush’ab pertama kali mengangkat pembicaraan dengan mengatakan, “Bercita-citalah kalian.” Para sahabat masih enggan menyampaikan cita citanya, hingga mereka meminta agar Mush’ab lah yang pertama kali menyampaikan cita-cita dan keinginannya. “Mulailah dari dirimu,” ujar mereka. Selengkapnya baca di sini…

Abdurrahman Tidak Mau Menjual Agamanya Dengan Dunia

Abu Bakar ash-Siddiq R.A dikenal sebagai sahabat Rasulullah yang paling setia dan laki-laki pertama yang beriman kepada kerasulan Muhammad saw. Salah satu anaknya bernama Abdurrahman. Walaupun bapaknya telah menjadi pengikut setia dan pembela Rasulullah saw dari segala kejahatan orang-orang kafir, Abdurrahman justru menjadi salah seorang penentang keras ajaran Islam. Ia begitu kuat memegang agama nenek moyang yang mengajarkan penyembahan terhadap berhala. Bahkan dalam perang Badar, ia tampil dengan gigihnya dalam barisan kaum musyrikin, walaupun mereka menderita kekalahan yang amat menyakitkan.  Selengkapnya baca di sini…

Saat Sang Mujahid Berbuka Puasa dengan Bidadari

Kisah ini terjadi pada zaman keemasan islam sekitar zaman dinasti bani Umayyah atau bani Abbasiyah. Kisah kepahlawanan seorang mujahid muda yang menjual dirinya kepada ALLAH Azza wa Jalla dalam jihâd fî sabîlillâh untuk mendapatkan surga dan kenikmatannya.  Selengkapnya baca di sini…

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: